Pusat Grosir Bibit Tanaman

Grosir Bibit Jati 5 cm Harga Murah

Grosir Bibit Jati 5 cm Harga Murah

By on Feb 16, 2018 in Bibit, Bibit Pohon |

Jati memiliki banyak manfaat dan sangat menguntungkan sebagai lahan usaha. Beberapa keunggulan dari kayu jati yakni kayunya kuat dan berat, awet untuk digunakan dalam berbagai pembuatan barang, warna kayu jati yakni coklat muda, meski keras kayunya mudah dipotong, tidak seperti kayu lain, kayu jati tidak akan mudah berubah bentuknya hanya karena cuaca

Pohon Jati

Pohon Jati banyak dijumpai di Indonesia dan banyak yang sengaja menanamnya karena memang memiliki banyak manfaat dan sangat menguntungkan sebagai lahan usaha. Pohon jati ini memiliki kayu yang kuat untuk dimanfaatkan dalam banyak hal termasuk membuat rumah.

Pohon jati merupakan tanaman yang bisa tumbuh hingga mencapai 40 meter. Daunnya lebar dan akan mongering saat musim kemarau tiba. Tanaman ini hanya mampu tumbuh di hutan hujan tropis yang memiliki suhu antara 27-37 oC. Tingkat pertumbuhan pohon ini lambat sehingga butuh waktu lama untuk bisa dimanfaatkan. Beberapa keunggulan dari kayu jati yakni :

  1. Kayunya kuat dan berat
  2. Awet untuk digunakan dalam berbagai pembuatan barang
  3. Warna kayu jati yakni coklat muda
  4. Meski keras kayunya mudah dipotong
  5. Tidak seperti kayu lain, kayu jati tidak akan mudah berubah bentuknya hanya karena cuaca

Gambar Bibit Pohon Jati

Budidaya Pohon Jati

Pembenihan
Pada tahap pembibitan digunakan benih dari bunga jati kering di pohon yang jatuh disekitar pohon jati. Pilih biji yang baik dengan ciri-ciri warna kulit sudah menguning kering, bentuk bulat dan ukuran besar, padat, dan tidak mengkerut atau cacat fisik. Keluarkan biji dari dalam bunga, kemudian rendam dalam air selama 3-4 jam sebelum disemai.

Semaikan pada media persemaian dari campuran tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 1 : 1. Masukkan media pada polybag semai. Benamkan benih sedalam 5cm kedalam media lalu timbun dengan media diatasnya. Setelah 47 harimaka akan tumbuh bibit yang masih kecil. Rawat dan jaga agar bibit tumbuh dengan baik.

Pemeliharaan Bibit L
akukan penyiraman bibit yang sudah disemai dengan hati-hati secara teratur setiap hari saat pagi hari dan sore hari tetapi jangan terlalu banyak agar tidak busuk. Letakkan persemaian pada naungan agar terhindar dari air hujan dan panas matahari secara langsung.

Lakukan pemupukan dengan pupuk buatan urea setiap sebulan sekali. Segera lakukan penyulaman jika ada bibit yang mati. Setelah bibit berumur 5 bulan, bibit sudah siap ditanam dilahan luas.

Persiapan Lahan
Persiapan lahan yang harus dilakukan adalah dengan menaburkan kompos/pupuk kandang pada lahan tanam dengan komosisi 2 ton/hektar. Pemberian nutrisi dasar tersebut dilakukan saat 3-4 minggu sebelum masa penggarapan tanah dengan pembajakan dan pencangkulan.

Hal ini dimaksudkan agar tanah menjadi gembur dan mengandung nutrisi dasar. Buatlah lubang dengan jarak tanam 2,5 x 2.5 meter dengan ukuran lubang 30 cm x 30 cm x 30 cm. Setelah itu diamkan tanah selama 2-3 minggu sebelum ditanami.

Penanaman
Lepaskan kantong plastik persemaian lalu letakkan bibit jati pada lubang tanam yang telah dibuat. Pastikan posisi tanam tegak dan letakkan dengan hati-hati agar akar tidak rusak. Tutup lubang dengan tanah lalu padatkan dengan lembut tanah disekitarnya agar tanaman tidak roboh.

Kemudian siram agar kelembaban tanah tetap terjaga. Potong daun setegah, tujuannya agar penguapan tidak banyak terjadi dan konsentrasi tumbuh pada tunas baru.

Pemeliharaan
Pemeliharaan yang dilakukan adalah

(1) penyulaman, dilakukan pada tumbuhan yang mati saat tanam.

(2) penyiangan dan pemupukan, hanya dilakukan saat jati pada masa awal tanam sampai usia 5 tahun selanjutnya bisa dilakukan setiap 3 bulan sekali.

(3) Pemangkasan, dilakukan agar batang utama jati dapat tumbuh lurus dan optimal dengan menebang ranting tanaman yang terlalu rimbun.

(4) Pengendalian bencana kebakaran, dilakukan saat terjadi kebakaran yang melanda areal tanam dengan memutus jalur api searah radius rambatan api agar tanaman muda tidak mati terbakar.

Panen
Setelah umur 12-15 tahun jati sudah bisa dipanen. Tetapi untuk pemanenan sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan, bila ingin hasil panen untuk bahan bangunan yang baik adalah pada umur setelah 20 tahun.